Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air

Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman AirEmber Plastik Untuk Menanam Tanaman Air | Menanam Tanaman Air kadang agak menyusahkan, karena syarat utamanya adalah wadah medianya harus kedap air, atau air tidak boleh merembes atau mengalir keluar, harus tetap menggenang. Ember Plastik adalah alternatif murah dan praktis untuk menanam Tanaman Air, mudah didapatkan, murah harganya, mudah dibawa, dan mudah diganti jika sudah pecah atau berlubang. Jika mau mengeluarkan biaya cukup besar sebenarnya dapat dibuat sendiri semacam bak air dari semen, membeli pot semen atau membeli gerabah / keramik berbentuk gentong besar yang kedap air, tetapi tidak selalu membuat taman berisi tanaman hias air yang indah harus selalu mengeluarkan uang banyak, bisa dengan alternatif murah yaitu ember plastik yang tersedia berbagai ukuran dan harga sesuai kebutuhan.

Jenis dan Ukuran Ember Plastik

Ember Plastik yang dapat digunakan untuk menanam Tanaman Air cukup banyak, mulai dari yang kecil dan murah sampai ember yang berukuran besar dan mahal, tetapi dalam hal ini kita bahas saja ember plasik yang memakai bahan daur ulang, sehingga harganya ekonomis dan terjangkau. Berikut ini beberapa jenis dan ukuran ember plastik dari bahan daur ulang  :
1. Ember Plastik Tukang Kecil
Ember ini sebenarnya dipakai oleh tukang bangunan untuk mengangkut semen, wajar saja bentuknya kecil ukuran 5 liter, bahannya kasar dari daur ulang, dan warnanya agak buram. Tetapi harga ember ini sangat murah dan dipakai oleh pedagang tanaman hias untuk menjual Tanaman Air berukuran relatif kecil
Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air Ember Plastik Tukang Kecil
2. Ember Plastik Tukang Besar
Ember ini sama dengan ember plastik tukang kecil tetapi ukurannya sedikit lebih besar yaitu 8 liter. Harga ember ini juga relatif sangat murah dan dipakai oleh pedagang tanaman hias untuk menjual Tanaman Air berukuran agak besar.
Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air Ember Plastik Tukang Besar
3. Ember Plastik Cuci Baju Besar
Ember ini berukuran relatif lebar tetapi pendek, cocok untuk menanam Tanaman Air yang tidak bisa tinggi, misalnya Bunga Teratai.
Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air Ember Plastik Cuci Baju
4. Ember Plastik Tandon Timba Air
Ember ini berukuran relatif sedang tetapi tinggi, cocok untuk menanam Tanaman Air yang bisa meninggi misalnya Alang-Alang Air, Lavender Air atau Bambu Air.
Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air Ember Plastik Tandon Timba Besar
5. Ember Bekas Cat Tembok
Ember ini berukuran tergantung kapasitas cat tembok yang dibeli, ada yang seukuran Ember Tukang Kecil 5 liter atau ada yang berukuran sebesar Ember Tandon Timba Air. Keuntungannya jelas harganya lebih murah dari ember produksi pabrik, karena hanya bekas cat tembok, bahkan jika beruntung bisa didapatkan secara gratis.
Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air Ember Plastik Bekas Cat Tembok
6. Drum Plastik Bekas Bahan Kimia
Drum ini biasanya berwarna biru atau hitam, ukurannya cukup besar untuk menanam Tanaman Air yang berukuran besar misalnya Pisang Air atau Alang-Alang Air. Harganya paling mahal dibandingkan dengan ember jenis yang lain karena ukurannya dan ketebalannya memang paling besar.
Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air Drum Plastik Bekas Kimia

Harga Ember Plastik

Ember Plastik dijual di pasaran dengan harga bervariasi sesuai dengan ukuran dan bahannya. Untuk ember dengan bahan daur ulang tentu saja harganya relatif lebih murah. Di bawah ini adalah daftar harga ember plastik untuk menanam tanaman air dengan berbagai ukuran :
1. Ember Plastik Tukang Kecil sekitar Rp. 5,000.
2. Ember Plastik Tukang Besar sekitar Rp. 8,000.
3. Ember Plastik Cuci Baju Besar sekitar Rp. 25,000.
4. Ember Plastik Tandon Air Besar sekitar Rp. 75,000.
5. Ember Plastik Bekas Cat Tembok sekitar Rp. 20,000.
6. Drum Plastik Bekas Bahan Kimia sekitar Rp. 100,000.

Cara Pemakaian

Cara pemakaian polybag relatif simpel, yaitu tinggal membuka polybag seperti membuka tas kresek, kemudian tinggal memasukkan media tanam. Jangan lupa untuk melubangi dahulu polybag, karena jika tidak dilubangi maka air tidak bisa keluar akibatnya akar tanaman yang ditanam bisa busuk karena media terlalu basah dan becek. Sebaliknya, jika yang ditanam adalah tanaman air, maka polybag malah tidak boleh dilubangi sehingga air bisa menggenang, hanya saja tanaman air tidak biasa ditanam di dalam polybag kecuali oleh petani tanaman air yang bisa meletakkan polybag berisi tanaman air di kolam atau sawah yang berisi air.

Ember Plastik Untuk Menanam Tanaman Air Cara Pemakaian

Tempat Membeli Ember Plastik

Ember Plastik mudah ditemukan di toko-toko perkakas rumah tangga, atau toko perkakas plastik, selain itu di toko online atau toko perantara jual – beli online juga ada. Sedangkan khusus ember plastik bekas dan drum plastik bekas selain bisa ditemukan di toko dan web toko jual beli online, juga bisa di pengepul barang bekas terutama pedagang ember dan drum plastik bekas.

Kelebihan Ember Plastik

Kelebihan ember plastik antara lain :
- Murah, perbuah rata-rata seharga Rp. 5,000 hingga Rp. 100,000.
- Praktis dan ringan, mudah dibawa ketika kosong.

Kekurangan Ember Plastik

Kekurangan ember plastik adalah :
- Umur keawetan terbatas, rata-rata hanya bertahan sekitar 2 atau 3 tahun.
– Relatif tidak tahan bebean berat, tidak untuk diangkat ketika ada tanaman air dan media di dalamnya.

Kesimpulan

Ember Plastik adalah alternatif wadah media tanaman hias air yang praktis dan murah. Apalagi jika tanaman air yang ditanam hanya untuk sementara dan akan dijual sehingga membutuhkan biaya produksi seminimal mungkin. Tetapi jika tanaman air itu untuk ditanam untuk jangka waktu lama dan permanen, maka ember air bukan pilihan yang baik karena keawetannya relatif pendek, yaitu sekitar 2 atau 3 tahun ember sudah akan bocor sehingga air mudah mengalir keluar dan menyebabkan tanaman air kekurangan air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>