Jenis Sayuran Hidroponik Yang Bisa Ditanam di Indonesia

Jenis Sayuran Hidroponik Yang Bisa Ditanam di IndonesiaJenis Sayuran Hidroponik Yang Bisa Ditanam di Indonesia | Tanaman Sayur yang bisa ditanam secara hidroponik kebanyakan berasal dari luar negeri, Jepang atau Eropa, karena memang teknik penanaman hidroponik pertama kali populer di negara-negara yang lahannya sudah terbatas dan luas negaranya relatif sempit, seperti negara-negara di Eropa dan Jepang. Sementara di negara yang tanah pertaniannya masih luas seperti Amerika, Indonesia dan China, hidroponik tidak terlalu menjadi alternatif karena ada banyak tanaman sayur yang lebih ekonomis jika ditanam secara tradisional di tanah. Tanaman sayur yang biasa ditanam secara hidroponik antara lain :

1. Lettuce (Selada)

 Lettuce atau Selada dikenal dengan nama latin Lactuca Sativa adalah sayuran premium, harganya relatif mahal dan hanya disajikan untuk makanan tertentu seperti salad, sandwich dan campuran dalam makanan Burger. Lettuce berasal dari Mediterania Timur dan Asia Barat. Lettuce mempunyai getah berwarna putih susu yang akan keluar jika sayur ini dipotong, jika dimakan langsung rasanya renyah. Lettuce memiliki varietas atau jenis yang sangat banyak, misalnya leaf lettuce, head lettuce, butterhead lettuce, celtuce, dan romaine lettuce. Leaf lettuce adalah Lettuce dengan dengan bentuk daun yang sangat mencolok, salah satu jenis lettuce ini adalah yang kita kenal sebagai selada lokal yang terkenal di pasar tradisional dengan nama selada.

Jenis Sayuran Hidroponik Lettuce Salad

2. Kale

 Tanaman Kale masih satu keluarga dengan kubis, kailan, bungkul, dan brokoli, tetapi sayuran berdaun hijau keriting ini mempunyai karakterisitik sendiri. Kale adalah sejenis sayuran yang sangat populer di Eropa, Amerika,  dan Jepang, merupakan sayuran yang kaya akan gizi berupa mineral, vitamin, serta fitonutrien yang bisa menangkal beragam penyakit. Kale mempunyai tekstur daun yang renyah, dan sangat bernutrisi karena mengandung zat-zat gizi yaitu beta karoten, vitamin C, vitamin K, kalsium, yang kadarnya jauh lebih tinggi dari sayuran biasa. Kale, sama dengan brokoli, mengandung zat anti kanker yang dinamakan sulforaphane yang muncul ketika sayuran dipotong. Kultivar atau varietas Kale ada banyak sekali, semuanya bisa tumbuh di Musim Salju itulah kenapa tanaman ini sangat populer. Tanaman Kale umumnya berumur satu atau dua tahun dan bisa ditumbuhkan dari biji.

Jenis Sayuran Hidroponik Kale

3. Red Oakleaf

 Red Oakleaf termasuk kultivar atau varietas dari keluarga Letuce atau Selada yang memiliki daun berwarna merah keunguan.

Jenis Sayuran Hidroponik Red-Oakleaf

4. Green Oakleaf

 Green Oakleaf dan juga termasuk varietas atau kultivar dari Letuce atau Selada yang berwarna hijau muda cerah.

Jenis Sayuran Hidroponik Green-Oakleaf

5. Tiberius Romaine atau Romaine Lettuce

Tiberius Romaine atau Romaine Lettuce adalah salah satu kultivar atau varietas dari Lettuce atau Salad yang berasal dari Mediterania Timur dan Asia Barat. Lettuce jenis ini dahulu banyak dikonsumsi oleh bangsa Yunani dan Romawi karena dipercaya mengandung khasiat obat, itulah mengapa disebut dengan nama Romaine Lettuce.
Jenis Sayuran Hidroponik Romaine Lettuce

6. Red Russian

 Kale Red Russian adalah salah satu kultivar (varietas) dari kale, sayuran ini mempunyai bentuk daun besar berwarna hijau dan tulang berwarna merah keunguan. Tekstur daun Red Russian lebih lembut dibandingkan dengan varietas kale yang lain. Kale yang termasuk dalam keluarga kol merupakan salah satu sayuran terpopuler di dunia. Sayuran ini kaya dengan vitamin dan mineral, namun rendah kalori. Selain menjadi sumber vitamin C, kale juga mengandung anti-oksidan dan zat “bile acid sequestrants” yang mampu menurunkan kolesterol.
Jenis Sayuran Hidroponik Red Russian

7. Lacinato Dinosaur

 Lacinato Dinosaur juga merupakan salah satu kultivar (varietas) dari Kale. Lacinato kale adalah digunakan dalam masakan Italia, dikenal juga dengan nama Tuscan Kale, Italia Kale, Kubis Tuscan, Cavolo Nero, Kale Hitam, Kubis Datar atau Palm Tuscan.  Lacinato kale ini telah ditanam di Tuscany selama berabad-abad, merupakan salah satu bahan tradisional menu minestrone dan ribollita dari Italia.

Jenis Sayuran Hidroponik Lacinato Dinosaur

8. Dwarf Green Curled

 Tanaman Dwarf Green Curled termasuk Kultivar (Varietas) atau jenis lain dari Kale, memiliki nama latin Brassica Oleracea Acephala disebut juga Borecole, mempunyai ciri seperti sayuran sawi yang daunnya berwarna hijau tua dan berbentuk keriting. Kale Dwarf Green Curled ini mempunyai pertumbuhan pendek, mudah tumbuh, menyukai udara sejuk di dataran tinggi, dapat ditanam di dalam pot maupun di luar ruangan (indoor maupun outdoor). Benih sayuran Dwarf Green Curled ini biasanya diimpor dari United Kingdom (Inggris).
Kale Dwarf Green Curled kaya akan gizi, zat Besi dan vitamin C serta mengandung serat dan zat anti kanker. Tanaman ini biasanya dikonsumsi sebagai sayuran maupun di jus atau dibuat minuman shake. warna hijau dan keriting.
Jenis Sayuran Hidroponik Dwarf Green Curled

Sayur Lokal

 Sebenarnya sayur “lokal”, atau sayur yang biasa ditanam petani di Indonesia langsung di tanah atau kolam, bisa juga ditanam secara hidroponik. Pertanyaannya kenapa tidak semua petani menanam sayur ini secara hidroponik, karena menanam secara tradisional di tanah lebih ekonomis dan lebih sederhana. Tanaman sayur antara lain :

a. Basil (Selasih)

 Basil biasa disebut Selasih, Tlasih, atau Basilikum adalah tanaman yang dimanfaatkan daun, bunga, dan bijinya sebagai rempah-rempah serta bahan penyegar (tonik). Beberapa bagian tumbuhan Basil memiliki bau khas, yaitu langu, harum, dan manis, tergantung kultivar atau varietasnya. Beberapa jenis varietas kemangi, misalnya yang kita kenal dengan nama kemangi berasal dari Asia Tenggara, tetapi sebagian besar Basil berasal dari India. Di Indonesia, Basil digunakan untuk lalapan, dan bijinya untuk campuran minuman penyegar.Berbagai masakan dunia, seperti China, Italia, Thailand dan India banyak memakai selasih sebagai salat satu dari penyedap masakan. Daun selasih yang sudah dikeringkan banyak digunakan dalam masakan Italia.
Jenis Sayuran Hidroponik Basil Selasih

b. Pakcoy

 Pakcoy yang dalam bahasa Inggris sebagai Chinese Cabbage adalah sayuran yang sekilas mirip sawi hijau (caisim/tosakan). Tetapi jika diperhatikan dengan seksama, tangkai daun Pakcoy lebih lebar dan besar dibanding sawi hijau biasa. Bentuknya daunnya seperti sendok, sehingga kadang disebut sawi sendok. Tekstur daunnya sama dengan sawi tetapi memiliki batang yang lebih keras.
 Jenis Sayuran Hidroponik Pakcoy

c. Kaisim

 Kaisim atau Caisim mempunyai struktur daun halus dan tidak berbulu, tangkai daunnya panjang, ramping dan berwarna putih kehijauan. Rasa daun Kaisim renyah, segar dan sedikit pahit di lidah. Pelepah daun Kaisim tersusun saling membungkus dengan pelepah daun muda, tulang daunnya menyirip dan bercabang-cabang, termasuk jenis sayuran daun dan tergolong ke dalam tanaman berumur pendek.
Jenis Sayuran Hidroponik Caisim

d. Bayam

 Bayam atau biasa disebut dalam bahasa latin Amaranthus spp adalah tumbuhan yang sebenarnya berasal dari daerah Tropis Amerika, tetapi sekarang sudah tersebar di segala penjuru dunia. Sayuran Bayam di daerah asalnya jarang digunakan sebagai sayur, sedangkan di Asia Timur dan Asia Tenggara sangat populer untuk digunakan sebagai sayur, sehingga dalam bahasa Inggris, Bayam disebut Chinese Amaranth. Sedangkan di Indonesia atau Malaysia, Bayam sering terjadi kesalahan karena disebut sebagai Spinach, mungkin akibat kesalahan dalam terjemahan Film Popeye. Bayam hidup di iklim hangat, membutuhkan cahaya matahari langsung, batang berair, daun bertangkai berbentuk bulat, lemas, berwarna hijau. Sayur Bayam merupakan sumber zat Besi. Bayam sebenarnya bisa ditanam secara Hidroponik, tetapi kurang efektif dan ekonomis, karena lebih murah dan mudah ditanam secara tradisional di tanah, karena lahan di Indonesia juga masih sangat luas.
Jenis Sayuran Hidroponik Bayam

e. Kangkung

 Tanaman Kangkung dengan nama latin Ipomoea Aquatica Forsk banyak dijual di pasar tradisional, kangkung bisa ditemukan di kawasan Asia dan merupakan tanaman yang umum di kawasan yang berair atau kolam dangkal seperti sawah. Tumbuhan ini berdaun licin dan mempunyai bentuk seperti mata panah, batangnya berongga. Kangkung bisa dikembangkan secara Hidroponik tetapi jarang yang mengembangkan dengan teknik tersebut, alasannya yaitu kangkung mudah tumbuh dimana saja dan lebih ekonomis untuk menanam kangkung atau mencari kangkung di sawah atau di daerah yang mempunyai air tergenang seperti kolam. Tanaman ini kurang ekonomis ditanam dengan teknik hidroponik.
Jenis Sayuran Hidroponik Kangkung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>